Program Otomotif

Bidang otomotif secara implisit telah terintegrasi dalam kurikulum Jurusan Teknik Mesin (JTM) yang berdiri sejak tahun 1982 dan telah berstatus akreditasi A. Oleh karena pertumbuhan industri otomotif yang sangat pesat dan sangat membutuhkan kualifikasi lulusan perguruan tinggi dengan memiliki kompetensi spesifik dalam bidang otomotif, maka JTM membuka program otomotif jenjang S-1 yang sekaligus menjadi satu-satunya program otomotif di Jawa Timur.

Dalam kurikulum Program Otomotif, mahasiswa bukan hanya diperlengkapi dengan pengetahuan teknik, namun juga dibekali dengan pengetahuan manajerial. Selain pengetahuan teoretis, mahasiswa juga dibekali dengan pengetahuan praktek di lapangan baik di laboratorium maupun industri otomotif yang menjadi rekanan Jurusan Teknik Mesin UK Petra.

Program yang dibuka mulai tahun 2009 ini didukung oleh para dosen yang berpengalaman dari Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Komunikasi, serta profesional berkompeten dari industri otomotif.

Kurikulum Program Otomotif terdiri dari 144 SKS yang dirancang untuk diselesaikan dalam 8 (delapan) semester. 144 SKS terdistribusi menjadi 60 SKS dasar-dasar teknik mesin, 70 SKS Program Otomotif, dan 14 SKS mata kuliah dasar umum. Mahasiswa Program Otomotif diharapkan mendapat banyak kesempatan untuk mempraktekkan pengetahuannya. Oleh karena itu, kurikulum Program Otomotif dirancang bersifat 60-40 (60% teori dan 40% praktek). Dalam kurikulum Program Otomotif, mahasiswa bukan hanya diperlengkapi dengan pengetahuan teknik, namun juga dibekali dengan pengetahuan manajerial. Sebanyak 15% dari total SKS akan dikhususkan untuk mata kuliah manajerial ini.

 

Beberapa contoh mata kuliah Program Otomotif:

Sistem Kemudi dan Suspensi, Sistem Transmisi dan Penggerak, Sistem Air Conditioning, Unit Kendali Elektronik, Diagnostic & Tune Up, Aerodinamika Otomotif, Sistem Audio-Video, Smart Driving, Hukum tata Niaga Otomotif, Technopreneurship, dlsb.

 

Profesi-profesi yang dapat dikembangkan meliputi:

  • Wirausahawan dalam industri otomotif aftermarket
  • Pemilik/pengelola dealer otomotif
  • Pemilik/pengelola pusat perbaikan (bengkel body-repair, bengkel mesin, dll)
  • Profesional di industri manufaktur otomotif
  • dlsb