kurikulum

KURIKULUM

Program Teknik Mesin

Tujuan pendidikan Program Teknik Mesin diarahkan untuk menghasilkan desainer-desainer mekanika yang unggul, berintegritas, peduli terhadap lingkungan, dan dapat berperan serta dalam mengembangkan industri nasional untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dalam upaya mempertajam kompetensi lulusannya, maka Program Teknik Mesin menawarkan 3 bidang studi , yaitu Konversi Energi, Desain, dan Manufaktur.

 Hingga semester 5, semua mahasiswa mendapatkan dasar ilmu teknik mesin yang sama. Mulai semester 6 mahasiswa boleh memilih mata kuliah yang akan mendukung kompetensinya. Selain mendalami teori, mahasiswa Program Teknik Mesin juga diharapkan mendapat banyak kesempatan untuk mempraktekkan pengetahuannya. Oleh karena itu, kurikulum Program Teknik Mesin dirancang sedemikian rupa sehingga mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu mereka baik dalam lingkup praktikum di laboratorium dengan fasilitas yang lengkap, maupun secara nyata di industri melalui program studi ekskursi, kerja praktek, maupun magang. Setiap mahasiswa diwajibkan menyelesaikan perkuliahan sebanyak 144 sks yang dirancang untuk dapat diselesaikan selama 8 (delapan) semester.

 

Bidang Studi Desain

Hingga saat ini banyak sekali industri di Indonesia yang masih mendatangkan mesin-mesin dan peralatannya dari luar negeri sehingga kelangsungan industri tersebut sangat tergantung dari pihak luar. Berkaitan dengan hal tersebut bidang studi desain dikembangkan agar dapat menghasilkan sarjana Teknik Mesin yang memiliki kemampuan untuk merancang serta  membangun khususnya dalam bidang rekayasa mekanik seperti peralatan-peralatan angkat dan angkut, mesin-mesin produksi dan alat- alat kerja yang lain.

Beberapa contoh mata kuliah Bidang Studi Desain:

Desain Produk, CAD/CAM, Computer Aided Engineering, Otomotif, dlsb.

 

Bidang Studi Konversi Energi

Energi merupakan kebutuhan vital manusia untuk melaksanakan berbagai kegiatan. Sampai sejauh ini prosentase pemanfaatan energi berasal dari sumber-sumber energi yang tidak bisa diperbarui (unrenewable energy). Dengan demikian pada suatu saat sumber-sumber energi yang tidak bisa diperbarui tersebut akan habis. Menyadari akan hal di atas, maka pemahaman akan prinsip-prinsip pemanfaatan energi yang baik dan ekonomis serta penggunaan sumber energi yang dapat diperbaharui (renewable energy) menjadi amat penting.

Beberapa contoh mata kuliah Bidang Studi Konversi Energi:

Motor Bakar, Teknik Pendingin, Sistem Pengkondisian Udara, Energi Matahari, dlsb.

 

Bidang Studi Manufaktur

Bidang peminatan ini mendalami pengetahuan tentang proses produksi dan berbagai macam mesin yang digunakan dalam proses produksi tersebut. Industri yang ada saat ini amat beragam, mulai dari industri yang mesin-mesinnya sederhana sampai yang sangat kompleks. Produk yang dihasilkan pun bervariasi, mulai dari produk dalam bentuk makanan, tekstil, kayu, plastik, logam dan lain-lain. Beberapa proses produksi, mesin-mesin produksi serta sistem produksi akan didalami untuk memberi wawasan dan pemahaman yang komprehensif tentang teknik produksi.

 

Beberapa contoh mata kuliah Bidang Studi Manufaktur:

Teknik Pengecoran, Teknik Pembentukan, Robotika Industri, Mekatronika, dlsb.

 

Prospek lulusan:

• Wirausahawan dalam bidang teknik mesin

• Kontraktor/supplier peralatan mekanik

• Konsultan Mechanical & Electrical

• Profesional di industri (manajer produksi, manajer teknik, manajer R&D, dlsb)

• Supplier peralatan teknik mesin

• dlsb.

Fakta menunjukkan lebih banyak permintaan terhadap lulusan dibandingkan jumlah mahasiswa yang lulus. Permintaan ini berasal dari perusahaan lokal dan multinasional yang ada di Indonesia.

 

 

Program Otomotif

Bidang otomotif secara implisit telah terintegrasi dalam kurikulum Jurusan Teknik Mesin (JTM) yang berdiri sejak tahun 1982 dan telah berstatus akreditasi A. Oleh karena pertumbuhan industri otomotif yang sangat pesat dan sangat membutuhkan kualifikasi lulusan perguruan tinggi dengan memiliki kompetensi spesifik dalam bidang otomotif, maka JTM membuka program otomotif jenjang S-1 yang sekaligus menjadi satu-satunya program otomotif di Jawa Timur.

Dalam kurikulum Program Otomotif, mahasiswa bukan hanya diperlengkapi dengan pengetahuan teknik, namun juga dibekali dengan pengetahuan manajerial. Selain pengetahuan teoretis, mahasiswa juga dibekali dengan pengetahuan praktek di lapangan baik di laboratorium maupun industri otomotif yang menjadi rekanan Jurusan Teknik Mesin UK Petra.

Program yang dibuka mulai tahun 2009 ini didukung oleh para dosen yang berpengalaman dari Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Komunikasi, serta profesional berkompeten dari industri otomotif.

Kurikulum Program Otomotif terdiri dari 144 SKS yang dirancang untuk diselesaikan dalam 8 (delapan) semester. 144 SKS terdistribusi menjadi 60 SKS dasar-dasar teknik mesin, 70 SKS Program Otomotif, dan 14 SKS mata kuliah dasar umum. Mahasiswa Program Otomotif diharapkan mendapat banyak kesempatan untuk mempraktekkan pengetahuannya. Oleh karena itu, kurikulum Program Otomotif dirancang bersifat 60-40 (60% teori dan 40% praktek). Dalam kurikulum Program Otomotif, mahasiswa bukan hanya diperlengkapi dengan pengetahuan teknik, namun juga dibekali dengan pengetahuan manajerial. Sebanyak 15% dari total SKS akan dikhususkan untuk mata kuliah manajerial ini.

 

Beberapa contoh mata kuliah Program Otomotif:

Sistem Kemudi dan Suspensi, Sistem Transmisi dan Penggerak, Sistem Air Conditioning, Unit Kendali Elektronik, Diagnostic & Tune Up, Aerodinamika Otomotif, Sistem Audio-Video, Smart Driving, Hukum tata Niaga Otomotif, Technopreneurship, dlsb.

 

Profesi-profesi yang dapat dikembangkan meliputi:

• Wirausahawan dalam industri otomotif aftermarket

• Pemilik/pengelola dealer otomotif

• Pemilik/pengelola pusat perbaikan (bengkel body-repair, bengkel mesin, dll)

• Profesional di industri manufaktur otomotif

• dls

 


mata kuliah

Mata kuliah dasar
Semua mata kuliah
Mata kuliah dasar